HOMILI HARI RAYA PASKAH, 5 APRIL 2026
April 18, 2026
Homili Hari Raya Paskah
5 April 2026
Bacaan Injil Yohanes 20:1–9
RP. Y.T.M. Puji Nurcahyo, CM
Hari Raya Paskah bukan sekadar memperingati Kristus yang bangkit.
Kita juga diajak untuk bangkit. Bangkit dimaksudkan sebagai kemauan untuk berubah.
Ketika kita ingin bangkit ( berubah ), hal pertama yang harus dilakukan adalah berusaha.
Yang kedua adalah dengan berdoa, karena kita tidak bisa mengandalkan diri sendiri tanpa
campur tangan Tuhan. Dengan berkat dari Tuhan maka kita akan sanggup untuk berubah
menjadi lebih baik. Melalui Yesus Kristus, kita semua diundang untuk bangkit dengan
melakukan perubahan dalam hidup ini. Yesus sungguh luar biasa. Yesus jempol.
Dalam kehidupan kita, kadangkala kita terbelenggu dengan hal-hal yang membuat hidup menjadi suram dan tidak berdaya. Namun Tuhan akan membantu kita untuk bangkit dari pergumulan hidup kita apabila kita sungguh-sungguh mau berubah menjadi lebih baik.
Mari kita saling mendukung, saling mendoakan, saling mengingatkan, saling menasehati agar kita bersama-sama mengalami hidup yang baru karena kita bangkit. Belajarlah untuk selalu rendah hati. Jadilahkan Paskah ini bukan sekadar ritual atau upacara, tapi menjadi titik dimana kita bangkit dan memulai hidup yang baru yang lebih baik6. Mari kita memuliakan Tuhan , alleluia.
ALLELUIA
Penulis :
Petronela Yani