Homili Hari Minggu Biasa Ke XVI, 20 Juli 2025
July 29, 2025
HOMILI : RP. YOHANES THOMAS MARIA PUJI NURCAHYO, CM
Bacaan Injil : Luk 10:38-42
Dalam hidup kita, ada banyak kepentingan. Ada banyak hal yang menurut kita penting. Bisa dari dalam diri kita sendiri, dari keluarga, dari pekerjaan, dari pelayanan gereja atau hal-hal lainnya. Kita harus menentukan, kepentingan mana yang akan diutamakan lebih dulu, misalnya kepentingan pekerjaan atau kepentingan keluarga. Kadang kita bingung dalam memilih kepentingan mana yang akan kita laksanakan.
Dalam bacaan Injil , Yesus mengajarkan kepada kita mana yang paling penting. Kita berpikir, Yesus lebih mengutamakan yang duduk diam berdoa dan mendengarkan Dia, sementara mereka yang sibuk kurang dihargai. Yesus mengatakan apa yang paling penting untuk menjadi perhatian kita, baik ketika kita sibuk melayani ataupun ketika kita sendiri tidak melakukan apa-apa. Dalam Injil, Yesus mengingatkan Marta agar tidak perlu khawatir tentang banyak hal, tapi jadilah seperti Maria, saudaranya, yang berfokus kepada Yesus. Yesus adalah satu-satunya yang terpenting. Yesus menjadi nomor satu.
Ciri utama ketika kita tidak mengutamakan Yesus adalah ketika kita menjadi gampang marah, tersinggung, atau menjadi penuntut yang kemauannya harus dituruti. Itu menandakan bahwa yang menjadi utama adalah diri kita sendiri, bukan Yesus.
Yesus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan kepentingan mana yang akan didahulukan, mana yang harus kita utamakan. Dalam kehidupan, setiap situasi akan berbeda. Tetapi dengan menjadikan Yesus yang utama , akan membantu kita menentukan prioritas yang akan dipilih. Sebaiknya, ketika menentukan mana yang penting, bertanyalah kepada Yesus, “ Yesus, apakah yang harus aku pilih ? “ – Jadikan Yesus sebagai pusat hidup kita.